Contoh Jenis Makanan untuk 7 Bulanan Adat Jawa

By | October 6, 2020
Spread the love

Makanan untuk 7 Bulanan Adat JawaAcara tujuh bulanan pasti dialami oleh perempuan yang sudah menikah dan sedang mengandung. Tidak semua daerah memiliki adat tujuh bulanan yang sama.

Ada juga yang melaksanakan syukuran tujuh bulanan dengan mengadakan zikir sederhana saja. Namun berbeda lagi untuk masyarakat Jawa, sebab memiliki adat khusus dengan menyiapkan berikut ini.

Makanan untuk 7 Bulanan Adat Jawa

Beberapa Jenis Makanan Untuk 7 Bulanan Adat Jawa

  • Bubur 7 Macam

Sesuai dengan namanya, memang benar ini ialah kombinasi dari 7 macam bubur. Yaitu bubur putih, bubur merah, putih ditumpangi merah, merah ditumpangi putih, merah disilang putih, putih disilang merah dan baro-baro atau bubur putih yang diberi toping parutan kelapa dan sisiran gula Jawa. Bubur merah untuk dikonsumsi oleh ibu, sedangkan bubur putih dikonsumsi oleh ayah. Kelima jenis bubur berikutnya dikonsumsi oleh keluarga. 3

  • Gudangan Matang

Daftar makanan untuk 7 bulanan ada Jawa satu ini ialah sayur rebus yang juga terdiri atas 7 macam sayuran. Mulai dari kacang panjang, kangkung hingga sayuran lainnya. Semua sayuran yang akan direbus tidak dipotong terlebih dulu. Langsung direbus dalam ukuran panjang. Kemudian disajikan bersama bumbu gudangan dengan cita rasa pedas. Sayur rebus bersama bumbunya diletakkan mengelilingi nasi tumpeng.

Jika dilihat sekilas maka tampilan gudangan matang seperti urap karena menggunakan sambal kelapa parut. Khususnya Jawa Tengah, sangat mudah menemukan makanan ini. Bahan sayuran yang cukup lengkap memiliki cita rasa khas Indonesia. 

  • Nasi Megono

Nasi putih yang dicampur bersama bumbu gudangan matang selanjutnya dikukus. Tentunya rasa juga berbeda dengan nasi putih biasa. Nasi megono disajikan dalam daun pisang bersama dengan lauk pauk yang lain. Namun dalam acara selamatan, disajikan bersama nasi tumpeng. 

  • Rujak

Karena ini untuk acara 7 bulanan, maka rujak pun harus menggunakan 7 macam buah. Yaitu mentimun, kedondong, manggar, bengkuang, nanas, belimbing dan jambu. Manggar ialah kelapa muda yang tempurungnya belum keras atau yang belum memiliki tempurung. Kemudian disiram bersama bumbu rujak yang pedas manis. 

  • Jajanan Pasar

Karena adat Jawa masih sangat kental dengan nilai tradisional, maka jajanan tradisional juga bagian ide makanan untuk 7 bulanan adat Jawa. Juga harus terdiri dari 7 macam jenis jajanan, seperti onde-onde, kue lapis, nagasari hingga jenis jajanan yang lainnya. 

  • Ampyang

Ampyang yang disarankan juga 7 macam, namun tidak masalah jika sulit menemukannya. Umumnya yang mudah ditemukan yaitu ampyang wijen dan ampyang kacang. Untuk ampyang kacang selain terbuat dari kacang tanah, kemudian air, jahe, gula pasir dan gula merah sehingga memiliki rasa yang lebih manis.

Namun juga ada gurih yang khas. Selain itu, juga ada ampyang kelapa muda  yang terbuat dari daging kelapa muda diserut tipis. Selanjutnya diberi adonan gula pasir yang sudah ditambahkan pewarna. Selain rasa manis dan gurih, ampyang kelapa memiliki tekstur yang renyah.

Dawet ialah minuman tradisional yang terbuat dari tepung sagu. Kemudian dicampur bersama tepung beras, gula aren, daun pandan dan santan. Menyajikan es dawet saat acara tujuh bulanan selain memiliki makna filosofis tersendiri juga mampu menyegarkan tenggorokan. Selain es dawet juga boleh menyajikan minuman lain seperti es cendol. 

  • Ragam Kolo

Banyak jenis kolo yang disediakan mulai dari kolo kependem teridri atas kacang tanah, talas dan singkong. Kolo gumantung  yaitu buah pepaya, kolo merambat yaitu ibu ataupun ketela rambat. Semua bahan ini direbus kecuali buah pepaya. Tentunya pepaya yang digunakan dalam keadaan sudah matang. Jika ada bahan kolo tertentu yang sulit dicari, maka boleh menyediakan  apa yang didapat saja. 

  • Ketan

Beras ketan setelah dikukus dan diangkat. Selanjutnya dibuat bulatan dengan ukuran sekitar bola bekel. Ketan ini dihias dengan ragam warna mulai dari warna putih, hijau, merah, kuning hingga cokelat menjadi inspirasi makanan untuk 7 bulanan adat Jawa yang menarik.

  • Telur

Telur yang harus disiapkan sebanyak 7 butir ialah telur ayam bukan telur bebek. Boleh menggunakan telur ayam kampung ataupun ayam petelur. Setelah direbus, kulitnya dibuang dan disajikan mengelilingi nasi tumpeng. Jika tidak ingin meletakkan dalam keadaan utuh, maka telur boleh dibelah 2. 

  • Tumpeng Nasi Putih 

Tumpeng ini dibuat dengan ukuran lumayan besar. Bahkan harus cukup dimakan oleh 7 hingga 11 orang.  Tumpeng tidak mudah cara membuatnya. Apalagi jika yang membuat belum berpengalaman sama sekali. Sangat praktis jika memesan di catering, tinggal bilang aja untuk acara apa dan kapan dibutuhkan. Nanti akan disesuaikan semuanya oleh pihak catering, konsumen menerima yang sudah jadi saja. 

Rekomendasi : Pesan Nasi Tumpeng Kebon Jeruk

  • Pisang

Terdiri dua jenis pisang yang disiapkan yaitu pisang raja pulut dan pisang raja. Nah, kedua pisang disediakan sejumlah satu sisir saja ataupun satu lirang. Pisang raja sangat mudah ditemukan di pasaran. Memiliki bentuk ramping dengan warna kulit pisang kuning pucat atau warna kusam sedikit bercorak kehitaman. Banyak orang menyukai pisang raja karena memiliki daging yang padat dan tebal. Tentunya bisa langsung dimakan bahkan sering digunakan sebagai bahan isian dalam kue tradisional. 

  • Tumpeng Tujuh Macam Warna

Tumpeng ini berukuran mini dan memang bukan berukuran besar. Sesuai dengan namanya, maka tumpeng ini juga dibuat dalam 7 macam warna, mulai dari warna kuning, warna hijau, warna putih hingga warna yang lain. Semua nasi tumpeng disajikan lengkap dengan lauk pauk, mulai dari ayam, ikan, taoge, kacang panjang, urap hingga yang lainnya. 

Itulah beberapa makanan yang umumnya ditemukan di acara 7 bulanan. Untuk masyarakat Jawa jika sulit menyiapkan semua makanan, coba pesan saja di catering yang melayani makanan untuk 7 bulanan adat Jawa.